Penting untuk kamu catat, Ladies, kalau cara merawat dan mencuci baju untuk setiap bahan bisa berbeda-beda. Pasalnya, ada beberapa jenis kain dan detail yang sangat mudah rusak, termasuk ornamen dan hiasan. Jadi, kamu wajib paham cara mencuci pakaian dengan payet, beads, maupun glitter.
Jika tidak hati-hati, baju kamu bisa rusak hanya dalam tiga atau empat kali cuci. Hal ini perlu dihindari karena dampaknya bukan hanya terasa pada ekonomi saja, tetapi juga pada lingkungan, mengingat sudah ada 92 juta ton limbah tekstil secara global. Karena itu, pastikan cara merawatnya sudah tepat.
Khusus untuk kamu yang belum tahu bagaimana cara mencuci pakaian dengan detail payet, beads, maupun glitter, berikut adalah tips-tipsnya!
Cara Mencuci Baju dengan Payet, Beads, dan Glitter

Untuk memastikan kamu tahu cara mencuci baju payet yang benar, ikuti langkah-langkah di bawah!
1. Baca Label
Pastinya, banyak dari kamu yang ingin tahu apakah kebaya payet bisa dicuci atau tidak. Pun begitu dengan baju-baju lain yang sejenis. Ternyata, hal itu akan tergantung pada jenis bajunya. Ada yang bisa kamu cuci, tapi ada juga yang dry cleaning only. Instruksinya bisa dilihat pada label.
Jika instruksinya “dry cleaning only”, kamu tidak boleh mencucinya sama sekali. Jika kotor karena keringat atau noda lain setelah pemakaian, kamu bisa membawanya ke tempat dry cleaning profesional. Jangan pernah mencucinya di rumah karena sangat rentan rusak.
2. Balikkan Baju
Jika boleh dicuci, langkah selanjutnya adalah membalikkan baju (bagian yang berpayet, beads, atau glitter ke bagian dalam). Hal ini agar ornamen-ornamen tersebut tidak terlalu banyak tersentuh selama proses pencucian. Terlebih jika kotorannya hanya karena keringat saja, tanpa ada noda membandel.
3. Usahakan Cuci dengan Tangan
Sebenarnya, cara mencuci kebaya brokat payet yang paling aman adalah mencucinya dengan tangan. Hal ini juga berlaku untuk baju lain yang sejenis, termasuk yang memiliki beads dan glitter. Tujuannya adalah untuk mencegah detail tersebut rontok dan rusak selama proses pencucian.
Secara garis besar, cara mencuci pakaian berpayet dengan tangan itu tidak sulit, yaitu:
-
Siapkan air hangat di dalam ember atau wadah.
-
Masukkan deterjen berbahan gentle secukupnya. Bisa ikuti instruksi yang ada di belakang kemasan deterjen tersebut.
-
Rendam selama 5-10 menit.
-
Kucek baju dengan lembut dan perlahan.
-
Hindari memakai sikat. Jika ada noda membandel, bisa pakai sikat gigi atau sikat lembut lainnya. Hanya sikat bagian yang bernoda.
-
Isi ulang ember dengan air dingin yang bersih.
-
Masukkan pakaian tadi ke dalam ember beberapa kali untuk mencuci busanya.
-
Ganti air dan ulangi dua sampai tiga kali hingga busa benar-benar hilang.
-
Peras baju dengan lembut. Jangan dipelintir, cukup tekan-tekan hingga airnya mulai menghilang.
4. Jika Memakai Mesin, Pastikan Memakai Mode Delicate atau Gentle
Pada beberapa kasus, mencuci dengan tangan tidak memungkinkan. Karena itu, kamu harus tahu apakah baju kebaya boleh dicuci di mesin cuci atau tidak. Pun begitu dengan baju lain yang penuh payet, beads, dan glitter.
Ternyata, hal ini akan tergantung pada instruksi di label. Jika boleh dicuci dengan mesin, berikut cara yang bisa kamu ikuti:
-
Siapkan air di mesin cuci. Berbeda dengan mencuci dengan tangan, kamu harus menggunakan air dingin saat mencuci dengan mesin. Bisa juga diatur ke eco setting atau hand wash setting jika tersedia. Hal ini karena detailnya lebih rentan rusak.
-
Campur deterjen berbahan gentle ke dalam air. Jumlahnya bisa mengikuti instruksi yang ada di belakang kemasannya.
-
Rendam selama 5-10 menit.
-
Atur mesin cuci ke mode delicate atau gentle. Cukup putar selama 15 menit.
-
Buang air, lalu isi ulang untuk membersihkan sisa busa.
-
Ulangi dua sampai tiga kali hingga benar-benar bersih.
-
Jangan masukkan ke dalam mesin pengering! Cukup tekan-tekan dengan tangan untuk mengurangi tarikan.
5. Hindari Bleaching dan Softener
Salah satu cara mencuci baju agar tidak bau adalah dengan menambah softener di akhir siklus. Hanya saja, khusus untuk baju berpayet, kamu perlu menghindarinya karena bisa membuat payet, beads, dan glitter mengerut. Hal ini juga berlaku untuk bleaching, karena bisa membuatnya memudar.
Jika baunya tidak hilang setelah proses pencucian, sebaiknya kamu membawanya ke tempat cuci profesional. Hal ini karena semua hack untuk menghilangkan bau kurang aman bagi pakaian dengan detail-detail tersebut. Para profesional lebih tahu cara menjitunya tanpa harus merusak baju.
6. Keringkan dengan Gantungan Baju
Setelah mengikuti semua tips mencuci baju berpayet di atas, kamu harus mengeringkannya agar tidak berjamur dan tidak berbau apak. Tapi, hindari mengeringkannya dengan cara yang sama seperti menjemur baju lain, yaitu menyampirkannya pada tali.
Sebaiknya, gunakan gantungan baju saat menjemur. Hal ini agar bentuk dan struktur baju tidak berubah. Kamu bisa menggantungnya di tempat yang memiliki sirkulasi udara yang baik. Jika tidak ingin warnanya cepat pudar, hindari mengeringkannya di bawah sinar matahari langsung.
Cara Merawat Baju dengan Payet, Beads, dan Glitter

Selain mencuci, kamu juga harus tahu cara merawat baju berpayet dengan baik. Hal ini agar keawetannya lebih lama. Kamu bisa merawatnya dengan cara:
1. Hindari Menyetrika Bajunya
Jika kamu bertanya-tanya apakah kebaya brokat boleh disetrika, sebaiknya jangan. Pasalnya, suhu panas pada setrika dapat merusaknya. Bahkan, payet, beads, dan glitter bisa meleleh saat bersentuhan dengan permukaan setrika. Jadi, kamu bisa langsung menyimpannya setelah benar-benar kering.
Lalu bagaimana jika bajunya benar-benar kusut? Kamu bisa menyetrika dengan cara berikut:
-
Balik baju hingga bagian payet, beads, atau glitter ada di bagian dalam.
-
Tutup permukaan baju dengan kain pelindung atau baju lain.
-
Setel suhu rendah pada setrika.
-
Setrika dengan gerakan lembut, tetapi usahakan cepat.
-
Jangan sampai permukaan setrika menyentuh bagian payet, beads, atau glitter.
2. Jangan Lipat Baju
Apabila sudah siap disimpan, jangan pernah melipat baju yang detail payet, beads, maupun glitter. Lipatan tersebut akan membuat bentuknya berubah, melengkung, bahkan terlepas dari tempatnya. Jadi, pastikan kamu menyiapkan gantungan baju untuk menyimpannya agar lebih awet dan tidak mudah rusak.
3. Simpan di Tempat Teduh dan Kering
Terakhir, kamu bisa menyimpan baju tersebut di tempat yang teduh dan kering. Hal ini untuk menghindari ornamen yang meleleh atau muncul jamur. Jika disimpan di lemari, kamu bisa menambahkan silica gel. Kamu juga bisa memasukkan bajunya ke dalam plastik pelindung agar tidak mudah kotor dan berdebu.
Jadi, Ladies, apakah kamu sudah paham cara mencuci pakaian dengan payet, beads, atau glitter? Jika sudah, kamu siap punya baju baru dengan ornamen tersebut. Pilihan terbaik bisa kamu temukan di beads shirt collections Benang Jarum. Tinggal cari yang paling sesuai, lalu bawa pulang ke rumah!
Baca Juga : Apa Itu Payet dan Perbedaannya dengan Beads dan Glitter