Ladies, tahukah kamu kalau banyak baju yang rusak akibat penggunaan mesin cuci? Faktanya, lebih dari 700 juta pakaian rusak setiap tahun karena ini, rata-rata 2-3 baju per orang dewasa. Alasannya karena banyak orang tidak tahu cara mencuci baju di mesin cuci dengan tepat.
Namun, kekhawatiran soal cara mencuci baju di mesin cuci bisa kamu lupakan karena langkah yang benar dan tepat bisa dipelajari di sini. Hasilnya, kerusakan pakaian bisa kamu hindari dan bajunya dapat kamu pakai dalam jangka waktu yang lebih panjang.
Panduan Proses Pencucian Pakaian di Mesin

Totalnya ada 8 langkah mencuci baju, semuanya vital dan wajib kamu cermati, yaitu:
1. Pastikan Tak Ada Item Lainnya yang Tertinggal pada Area Kantong
Sebagai langkah pertama, pastikan kamu mengecek semua saku dan kantong-kantong lainnya sebelum memasukkan ke dalam mesin. Maksudnya agar tak ada item yang tertinggal di sana, termasuk uang, kertas, tisu, dan barang sejenis. Ini adalah cara mencuci baju di mesin cuci agar bersih yang efektif.
Jika ada item lain yang tertinggal di kantong, item tersebut bisa ikut tergiling oleh mesin. Hasilnya, item bisa rusak dan mengotori pakaian yang sudah bersih. Bahkan pada beberapa kasus, item tersebut bisa merusak mesin cuci.
2. Sortir Cucian berdasarkan Jenis Kain dan/atau Warna
Ladies, cara mencuci pakaian selanjutnya adalah memisahkan cucian. Bedakan batch cucian berdasarkan warna. Jangan sampai baju warna putih dan warna lain tercampur di dalam mesin.
Banyak orang menganggap langkah ini sebagai hal yang remeh, jadi banyak yang melewatkannya. Hal ini tergambar dalam survei YouGov yang menyatakan bahwa 41% orang di bawah 40 tahun tidak memisahkan cucian berdasarkan warna.
Padahal, ini adalah cara mencuci baju yang benar dan tepat di mesin cuci, mengingat air hasil bilasan rentan tercampur. Bila kamu menyatukan semuanya tanpa membedakan warna, warna lain bisa luntur dan mengubah warna baju putih.
Selain itu, perhatikan juga bahannya karena tidak semua bahan bisa kamu cuci bersamaan. Hal ini karena ada perbedaan ketebalan dan metode pencucian, sehingga kamu perlu memisahkannya.
3. Cek Kapasitas Mesin Cuci, Jangan Sampai Overload atau Underload!
Kesalahan lain yang sering kamu lakukan adalah memasukkan terlalu banyak atau terlalu sedikit pakaian. Jadi, pastikan kamu memperhatikan kapasitas mesin cuci, Ladies. Jangan sampai overload atau underload karena bisa menyebabkan mesin cuci bergetar hebat atau bahkan gagal berputar.
Jumlah minimalnya sekitar ⅓ dari kapasitas mesin cuci, sedangkan batas maksimalnya sekitar ¾ dari total kapasitasnya. Jika hanya perlu mencuci satu atau dua helai baju, bisa menggunakan tangan.
Baca Juga : Cara Menghilangkan Jamur di Baju
4. Masukkan Air Sesuai Kapasitas dan Atur Suhunya
Khusus untuk yang mencari cara mencuci baju di mesin cuci 2 tabung, kamu perlu memperhatikan jumlah air yang dimasukkan ke dalam mesin. Setiap mesin biasanya punya garis sendiri yang menunjukkan seberapa banyak kamu membutuhkan air. Jadi tinggal mengikuti garisnya agar ideal saat menggiling.
Sedangkan bila kamu mencari cara mencuci baju dengan mesin cuci 1 tabung, langkah ini tidak perlu. Pasalnya, pengisian air akan berjalan secara otomatis.
Kamu hanya perlu mengatur suhunya agar pas dengan kebutuhan kain, seperti:
-
Air suhu ruangan: pakaian normal.
-
Air hangat: pakaian yang sangat kotor, berminyak, handuk yang sudah dipakai berkali-kali, sprei, selimut, dan kain sejenis.
5. Tambah Deterjen dengan Jenis dan Jumlah yang Tepat
Ketika mempraktikkan cara mencuci baju dengan mesin cuci, pastikan kamu tahu kebutuhan deterjennya juga. Fungsi deterjen adalah untuk membersihkan pakaian, tapi selalu usahakan untuk memilih deterjen lembut. Deterjen kasar memang bisa membersihkan lebih cepat, tapi dapat merusak pakaian.
Selain jenisnya, perhatikan juga jumlahnya. Rata-rata kamu hanya membutuhkan 1 sendok jika cucian sedikit dan 2 sendok bila cucian banyak. Jangan sampai menambah deterjen secara berlebihan karena busanya akan sulit dibilas.
Jika sudah memasukkannya ke dalam air, tinggal kocok-kocok hingga merata dan masukkan cucian. Kamu dapat merendamnya dulu dalam waktu 15-30 menit agar kotoran bisa luruh dengan lebih mudah.
6. Sinkronkan Metode Pencucian dengan Kebutuhan
Penting untuk kamu catat bahwa setiap mesin cuci punya beberapa metode pencucian yang berbeda. Terkadang ada dua, terkadang lebih lengkap. Maka dari itu, pastikan pemilihannya tepat karena setiap kain mungkin butuh metode pencucian yang tidak sama.
Panduannya adalah:
-
Normal: pas untuk kain dalam kondisi normal dan tidak terlalu kotor.
-
Delicate: pas untuk baju atau kain yang delicate, gampang sobek, dan rusak, seperti sutra, lace, sifon, dan seterusnya.
-
Heavy Duty: pas untuk kain yang sangat kotor atau berminyak, seperti handuk, jersey sepak bola, pakaian dinas lapangan, dan seterusnya.
-
Bedding: pas untuk kain tebal, seperti selimut.
7. Hilangkan Busa dengan Proses Pembilasan (Dua Kali) dan Beri Pewangi
Apabila proses pencucian sudah selesai, kamu tak boleh langsung mengeluarkan cucian dari mesin. Sebelum itu, ganti air dan bilas dulu dua kali agar bebas dari busa yang menempel. Pada siklus pembilasan kedua, coba tambahkan pewangi supaya tidak bau dan apek.
8. Keringkan
Setelah proses pembilasan selesai, langkah terakhir adalah mengeluarkan air dari mesin dan mengeringkan cucian. Apabila hanya ada 1 tabung, kamu tak usah memindahkan cucian ke tabung lain. Tapi jika ada 2 tabung, pindahkan dulu ke tabung pengeringan.
Tips Tambahan agar Tidak Merusak Pakaian

Selain langkah wajib di atas, ada beberapa tips tambahan yang perlu kamu perhatikan agar baju tidak mudah rusak, yaitu:
1. Hanya Gunakan Pemutih pada Baju Warna Putih
Ada alasan lain kenapa kamu harus memisahkan baju putih dan warna lain. Hal ini karena baju putih terkadang memerlukan pemutih atau bleaching. Bleaching ini tidak boleh menyentuh baju warna lain karena akan membuatnya cepat luntur dan pudar.
2. Hindari Menggunakan Pelembut pada Baju Warna Putih
Banyak orang belum tahu bahwa eksistensi pelembut kurang baik untuk baju berwarna putih. Untuk baju warna lain, fungsinya memang bagus karena bisa membuat kain terasa lebih lembut. Namun, untuk baju putih, pelembut malah bisa membuatnya menguning.
3. Gunakan Sarung Pelindung Khusus untuk Dalaman dan Kaos Kaki
Tips selanjutnya adalah memakai sarung pelindung untuk dalaman dan kaus kaki. Ini adalah cara mencuci baju di mesin cuci agar pakaian tidak rusak yang paling efektif. Maksudnya agar karet, kait, dan detail lain pada dalaman atau kaus kaki tak gampang robek dan melar.
4. Jangka Waktu Pengeringan Harus Singkat
Sebenarnya, proses pengeringan bisa merusak baju lebih banyak daripada proses pencucian. Karena itu, kamu perlu memastikan jangka waktunya singkat. Idealnya hanya 5-15 menit saja. Bila perlu, gunakan pelindung khusus agar baju kamu mendapatkan perlindungan ekstra.
5. Langsung Ambil Cucian Setelah Selesai
Terakhir, segera ambil cucian jika semua proses pencucian sudah selesai. Lalu, keringkan lagi di luar ruangan selama 1-2 jam agar cucian tidak bau apek.
Pada dasarnya, cara mencuci baju di mesin cuci dengan tepat itu memang tidak sulit. Kamu hanya perlu mengikuti langkah-langkah di atas agar baju bersih, wangi, dan tidak mudah rusak. Terlebih jika kamu mencuci baju berbahan premium seperti semua koleksi terbaru dari Benang Jarum.
Baca Juga: Cara Menghilangkan Noda Kuning di Baju Putih