Cara Mix and Match Motif Baju: Rumus & Inspirasinya OOTD-nya

Cara Mix and Match Motif Baju

Cara Mix and Match Motif Baju: Rumus & Inspirasinya OOTD-nya

Banyak wanita yang menganggap baju bercorak terlihat mengintimidasi. Rasanya terlalu heboh jika dipakai sehari-hari. Makanya, pakaian ini jarang dilirik. Padahal, asalkan kamu tahu cara mix and match motif baju yang benar, kesan heboh itu bisa pudar.

 

Rumus Mix and Match Desain Motif Baju Antigagal

 

Punya baju bermotif di lemari, tapi kamu masih bingung cara memakainya? Dengan rumus-rumus dasar ini kamu pun akan jago memadukan motif, sampai-sampai kamu tak sabar untuk langsung menerapkannya ke daily OOTD-mu.

 

Rumus 1: Pasangkan dengan Warna Netral

 

Memakai warna-warna netral adalah langkah paling gampang untuk mulai belajar meracik motif. Sebab, cara ini mengurangi sebanyak mungkin efek visual yang harus dicerna oleh penglihatan, baik penglihatanmu maupun penglihatan orang di sekitarmu.

Adapun warna netral adalah warna yang tidak mencolok, contohnya:

  • Hitam

  • Putih

  • Krem

  • Beige

  • Abu-abu

  • Navy

  • Cokelat

Tapi rahasianya, selain tabrak warna baju netral, cara ini juga berlaku untuk mengalihfungsikan beberapa motif sebagai warna netral.

Faktanya, ada corak-corak tertentu yang sudah begitu familier sehingga otak manusia tak lagi menganggapnya heboh. Misalnya motif garis-garis (stripe), kotak-kotak (gingham), dan, percaya atau tidak, motif leopard atau macan tutul.

Sekalipun tampak liar, motif macan tutul sebetulnya punya kombinasi warna cokelat, hitam, dan krem. Nah, trio ini termasuk warna netral. Itulah kenapa kemeja leopard pas dipadukan dengan fashion item apa pun.

Ladies, katakanlah kamu punya kemeja bergaris. Jangan buru-buru mix and match dengan motif cetar lainnya, misalnya kemeja bergaris dengan celana bermotif floral. 

Sebaliknya, coba salah satu pilihan ini sebagai pendampingnya:

  • Cardigan cokelat,

  • Rok hitam, atau

  • Celana beige.



Rumus 2: Pasangkan dengan Warna Nonnetral

Rumus kedua ini akan membuat outfit-mu terlihat lebih berkarakter. Namun di sisi lain, risiko untuk terlihat norak juga lebih besar jika kamu kurang hati-hati, Ladies.

Pasalnya, ada anggapan bahwa motif tabrak warna berarti memakai warna sebanyak-banyaknya dalam satu outfit. Padahal tidak selalu begitu. Yang betul adalah menggunakan warna dengan terencana. Jadi, biarpun warnanya beragam, tetap ada hubungan antara satu sama lain.

Ini dia beberapa pilihan caranya:

 

1. Pilih Warna yang Sama

Cara paling simpel adalah mengulang warna yang sama. Misalnya untuk padu padan baju motif bunga kecil berwarna biru dengan dasar putih. Kamu tak perlu pusing mencari pasangannya.

Cukup hadirkan warna biru yang sama di elemen lain, seperti blazer stripe atau rok biru. Keberadaan warna biru yang menyambung ini membuat keseluruhan gaya menjadi harmonis secara visual.

 

2. Pilih Warna-Warna Serumpun

Selanjutnya, pilih warna yang masih bersaudara atau satu rumpun alih-alih asal mencampur warna, misalnya:

  • Navy dengan biru muda

  • Hijau olive dengan sage

  • Merah marun dengan dusty pink

  • Oranye dengan cokelat

Sekalipun atasan dan bawahan sama-sama bermotif, karena masih serumpun warna, keduanya tidak akan saling bentrok.

 

3. Pilih Warna Komplementer

Warna-warna komplementer letaknya berseberangan dalam roda warna. Misalnya biru-oranye, ungu-kuning, dan merah-hijau. Perpaduan ini memunculkan kontras tajam, dan juga efek dinamis.

Sebagai contoh, gaun bercorak bunga biru dipadu cardigan oranye mampu memberi kesan hidup, sebab biru dan oranye saling menyeimbangkan. Kuncinya, satu warna harus lebih dominan. Bila keduanya sama-sama terang dan heboh, hasilnya justru kurang oke.

 

4. Variasikan Intensitas Warna

Cara berikutnya yang kerap menjadi andalan fashionista adalah dengan memainkan gradasi intensitas warna. Kamu sebaiknya juga mulai menerapkan cara ini, Ladies.

Coba bandingkan:

  1. Stripe pink neon dan corak floral hijau neon, dengan

  2. Stripe dusty pink dan corak floral hijau olive.

Warna dasarnya sama, tetapi kesan yang dimunculkan sangat berlainan. Faktanya, warna-warna kalem jelas lebih gampang dipadukan dibandingkan warna-warna super terang.

Intinya, di dalam penerapan rumus kedua ini, selalu pikirkan bagaimana caranya supaya warna dari kedua motif saling bersinergi.

 


Rumus 3: Pasangkan dengan Motif Lain

Rumus terakhir adalah memainkan proporsi baju tabrak motif, yang bisa membuat outfit-mu tampak mewah dan elegan dalam sekejap.

Namun, aturan ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan proporsi tubuhmu, Ladies (setidaknya bukan itu poin utamanya). Yang dimaksud adalah proporsi visual dari seluruh elemen yang kamu kenakan, mulai dari besaran motif sampai besaran potongan bajunya.

 

1. Padukan Motif Besar dan Kecil

Ini tips memilih motif baju yang wajib menjadi peganganmu, Ladies.

Bila kedua motif sama-sama berukuran besar (rok bermotif bunga besar dan jaket kotak-kotak besar), mata tak tahu mau fokus ke mana.

Sebaliknya, jika satu besar dan satu kecil (rok bunga besar dengan kemeja polkadot kecil), otomatis terbentuk urutan prioritas. Mata akan melihat dari yang motif besar ke yang kecil.

Ibarat mengobrol, apa jadinya kalau dua orang saling berteriak? Pasti kacau balau, bukan?

 

2. Padukan Baju Ketat dan Longgar

Cara lain yang patut kamu coba adalah menyelaraskan pakaian bermotif yang ketat dan longgar. Contohnya kontras antara celana cutbray stripe dengan atasan rajut slim yang membuat siluet tubuh tetap menarik.

Jika semua item pas di badan, outfit terasa kaku. Jika semuanya longgar, kesannya malah seperti kelebihan baan (kecuali memang itu gaya yang kamu inginkan).

 

3. Pasangkan dengan Fashion Item Beda Ukuran

Katakanlah kamu mengenakan blouse dengan motif polkadot kecil. Ketimbang memakai aksesori besar dan mencolok, coba kenakan anting tipis atau tas tangan karena semua item ini punya proporsi yang saling cocok.

 

Bonus: Ikuti Aturan 20/80

Menariknya, rumus ini menjadi andalan para fashion stylist walaupun jarang dibahas terang-terangan. Hindari menganggap seimbang semua item, dan bagi porsi outfit-mu secara persentase. Perbandingan idealnya adalah 20% motif dan 80% warna polos.

Contohnya kemeja leopard, blazer putih, dan celana beige. Corak leopard hanya muncul di bagian kecil. Jadi, efeknya murni sebagai pemanis dan tidak membuat heboh penampilan secara keseluruhan.

 


Ide Gaya Mix and Match Motif Classy ala Benang Jarum


Ide Gaya Mix and Match Motif Classy ala Benang Jarum

Masih belum yakin bagaimana cara mengaplikasikan rumus-rumus tadi?

 

Santai saja, Ladies, karena Benang Jarum punya daftar inspirasinya di bawah ini, yang menunjukkan betapa gampangnya padu padan baju bercorak untuk aktivitas sehari-hari.

 

1. Mix-Patterned Shirt & Monogram Skirt

 

1. Mix-Patterned Shirt & Monogram Skirt

Coba lihat HBJ Embroidery Shirt Senja Merona dan Monogram Pleated Skirt Blossom ini. Kamu barangkali was-was kalau motif-motif dalam outfit ini kelewat ramai.

 

Perlu dicatat, Ladies, kemejanya justru terstruktur apik berkat tiga unsur serasi, yakni garis vertikal, sulaman bunga, dan lengan monogram. Meskipun ada tiga motif, semuanya terikat oleh palet warna pink, merah, dan krem yang senada.

 

Lanjut ke bagian rok. Rok terkesan kalem dengan warna pink lembut dan monogram tipis. Warna ini mengulang pink dari atasan. Karena tidak ada warna baru yang muncul, tampilan terasa menyatu.

 

Sementara itu, warna merah di kerah, bagian depan, dan pergelangan tangan tidak ditampilkan lagi di rok. Ini justru menciptakan titik fokus alami di sekitar wajah yang menjadi nilai plus besar.

 

Pilihan OOTD yang manis dan penuh kesan romantis, cocok jika kamu ingin tampil feminin.

 

2. Mix-Patterned Shirt & Bold-Colored Pants

 

2. Mix-Patterned Shirt & Bold-Colored Pants

Padu padan HBJ Back Pleated Shirt Malam Rintik dan Adea Kick Flare Pants Brown ini terkesan lebih berkarakter daripada contoh sebelumnya. Karena itu, outfit ini cocok dipakai ketika kamu ingin tampil profesional dengan sedikit sentuhan artistik.

 

Alasannya, karena kombinasi ini memiliki kontras lebih tajam, dengan warna navy sebagai fondasi visual dan cokelat mustard yang memberi energi.

 

Sementara itu, motif floral berwarna hijau berfungsi sebagai elemen kejutan. Tidak langsung terlihat, tapi bila sudah tertangkap mata, justru menambah efek layering.

 

Teknik ini umum dipakai di busana premium, yaitu memberi kesan utama dari jarak jauh, lalu memberi kejutan dengan detail-detail yang baru terlihat ketika diamati dari dekat. Jadikan andalan untuk outfit kantor sekaligus acara malam.

 

3. Mix-Patterned Outer & Neutral-Colored Skirt

 

3. Mix-Patterned Outer & Neutral-Colored Skirt

Denna Gather Skirt White adalah pasangan ideal untuk Averly Embroidery Outer Rust Blossom. Outer ini sudah sarat detail visual. Jika kamu pasangkan dengan bawahan bercorak lainnya, si atasan malah kehilangan kesempatan menjadi pusat perhatian.

 

Lantas, mengapa mesti warna putih? Karena putih bisa mengubah persepsi terhadap atasan tersebut.

 

Warna putih memberi efek terang. Seketika warna turquoise terlihat lebih cerah, dan cokelat semakin pekat. Tak ketinggalan, desain bordirnya pun ikut tampil menonjol. Hasilnya, putih yang terang ini memberikan kesan fresh nan kekinian pada keseluruhan penampilan.

 

Pada akhirnya, inti dari panduan ini adalah memahami batas, Ladies. Jika satu item sudah tampil menonjol dari sisi warna, motif, tekstur, dan potongan, maka item lainnya cukup berperan sebagai pendamping.

 

Jadi, tak usah ragu mencoba inspirasi dan cara mix and match motif baju yang sudah kami bagikan, dan jangan lupa juga belanja outfit-nya di Benang Jarum untuk eksplorasi motif yang lebih seru.

 

Kembali ke blog

Latest articles

Cara Mix and Match Motif Baju

Cara Mix and Match Motif Baju: Rumus & Inspirasinya OOTD-nya

Model Dress Elegan untuk Pesta

7 Model Dress Mewah Elegan untuk Pesta Ala Benang Jarum, Tampil Mewah & Classy!

 Kemeja Wanita Lokal

6 Pilihan Model Kemeja Wanita Lokal Terbaik dari Benang Jarum

Basic Wardrobe Item Wanita

11 Basic Wardrobe Item Wanita yang Esensial, Wajib Ada di Lemari !

Inspirasi Outfit Basic Wanita

7 Inspirasi Outfit Basic Wanita Sehari-hari yang Stylish Ala Benang Jarum

Apa Itu Bahan Kain Lace

Apa Itu Bahan Kain Lace? Ini Karakteristik dan Cara Merawatnya

cara memadukan warna outfit

Cara Mix and Match Warna Outfit: Rumus, Teori & Inspirasinya

Bahan Plisket

Sering Salah Kaprah soal Bahan Plisket? Ini Penjelasan Lengkapnya

4 Cara Menghilangkan Noda Minyak di Baju dengan Cepat & Aman

4 Cara Menghilangkan Noda Minyak di Baju dengan Cepat & Aman

Dress Brokat Wanita Kekinian

Dress Brokat Modern Wanita Kekinian: 5 Pilihan Model Paling Stylish untuk Pesta